aq bergulat dengan pikiran qw sendiri dalam busway yang penuh dan padat, seakan mempersiapkan mental akan melawan orang-orang disekeliling qw yang tidak akan mendukung dengan keputusan yang qw ambil. dan qw bertengok kekanan kekiri, melihat dan mengawasi wanita lain akan kah mereka bernasib dan berpikiran sama dengan qw....
ini entah disebut dengan kekurangan atau kelebihan, jika wanita yang menjalani maka akan timbul dilema dan pertentangan yang dari dulu tak pernah selesai. terusik dengan teriakan penjaga pintu busway yang meneriakan tujuan halte berikutnya aq bergeserkan badan sedikit untuk orang lain lewat dan turun. ahh aq hanya bisa berpikir, wanita selalu dihadapkan dengan hal yang sulit dengan pembatas tipis antara kewajiban dan keinginan. biasanya keinginan itu yang dikalahkan, wanita terbiasa tidak mengeluarkan suara hati mereka tapi berbisik pelan menguatkan diri mereka sendiri, hanya ada segelintir yang meneriakan perasaan mereka dan mereka pun langsung di diskreditkan, terkucil pelan-pelan.
yang muncul pertanyaan dikepala qw....
APA YANG SALAH JIKA WANITA MAJU DAN BERJALAN SEIRING DENGAN KARIR DAN KELUARGA NYA??
jujur saja di indonesia dan beberapa suku tertentu (tidak bermaksud sara dalam hal ini) masih tidak menerima jika wanita berprestasi dan maju, setara dengan laki-laki alias jika wanita mempunyai pendidikan yang baik, keterampilan yang mumpuni mempunyai keinginan untuk terus maju dalam karir walaupun telah berkeluarga selalu saja ada yang mengejek, dan mengatakan hal-hal yang tidak baik dan sebagainya.
wanita-wanita tersebut dikatakan tak bersyukur, tak sayang keluarga, egois dan hanya memikirkan dirinya. karena suami dan anaknya tak akan terurus dengan baik.
tapi bagaimana jika wanita itu akhirnya harus bercerai karena suatu kondisi tertentu dan dia tak bisa menghidupi dirinya maupun anaknya??? dia tak biasa bekerja, tak terbiasa berpikir jauh dan merencanakan yang tak terjadi (ini hanya asumsi saja) maka apa orang-orang akan berbaik hati untuk menghidupi wanita tersebut???
wanita selalu di didik lemah oleh keluarga, lingkungan dan orang terdekat. wanita seakan hanya perhiasan yang harus disimpan kilaunya tanpa punya kesempatan untuk membuktikan lebih.
aq menghargai wanita yang memilih untuk berada disamping keluarganya selalu dan memprioritas keluarga diatas segalanya, tapi hal tersebut harus keputusan wanita itu sendiri bukan karena desakan, tekanan dan sindiran orang lain. dan taukah kalian ada suatu artikel yang telah qw baca bahwa anak-anak lebih banyak yang menjadi seksisme karena wanita-wanita yang tak bekerja alias dalam rumah. hal ini terjadi karena mereka tak membuka wawasan, bertukar pikiran dan melihat dunia yang berubah. dan banyak yang dari mereka akhirnya tak siap jika terjadi sesuatu dalam keluarganya.
wanita butuh perlindungan, cinta & kasih sayang, tapi wanita juga butuh ruang untuk mengepakkan sayap, menunjukkan kilaunya dan berprestasi. bukankah kebanggaan jika wanita dapat menjalani dua sisi dunia dengan baik.
wanita tentukan nasib mu, jika hanya diam yang kau punya maka gunakan diam mu dengan baik tapi jika kau mau maju, maka majulah perlahan namun pasti, bawalah impianmu terbang bersama hasratmu mencapai angkasa untuk unjukan kau terbaik yang keluarga mu punya.
semangatlah dalam meraih mimpi, walau banyak orang yang menentang. kesuksesan tak kan pernah datang pada orang yang mau berusaha.
dan aq tersadar telah sampai di shelter yang qw tuju, segera qw bersiap tuk turun dan mulai pekerjaan qw. andai semua wanita beruntung mempunyai kesempatan yang lebih baik.....