Senin, 31 Oktober 2011

ketika kebutuhan bayi yg utama

yaks its become trouble needed piority in home like milk, diapers, meat, fish and fruit...its a simple thing but when you needed and buy all thing together, you will be blow up your eyes. i dont know what to say, just take deep breath and release...
have a child its a bless, but you must responbility and have knowledge to bulid a family include to care your child. you must prepare it very safely.

memang punya anak tak mudah dan semua ada biaya nya, terbilang lumayan untuk pengeluarannya. padahal anak qw sekolah pun belum. menyesali, tidak karena kami sebagai orangtua masih dapat meneusahakan yang terbaik tapi tetap saja menjadi shock jika bayar tagihan iyalah hampir setengah tagihan sendiri tapi karena ingin memberikan yang terbaik untuk anak.
yang tak habis aq pikir adalah bagaimana mereka yang mempunyai anak banyak, lalu gizi nya bagaimana trus kesehatannya, pendidikannya....itu yang selalu aq pikirkan, karena akan menyesal sekali jika anak-anak yang dilahirkan binggung dengan masa depan mereka sendiri. jika dari kecil saja pembagian kasih sayang tak terasa lalu perhatian yang minim aahh entah aq tak tahu.

i just hope that i can give the best for my kidds, from meal that i give until school for better future. i want my kidds have more better than me and his dad. i cant imagine how can i responbility to God if i cant take care my kidds... For me, my kidds its everything that i cant change with anything. somehow i feel, my life its nothing wihtout them. 
so if you a parent to be, prepare all thing with good and nicely, so dont shock when you see a bill...

just said "prepare your future from now, its impact to your little family too"

Jumat, 28 Oktober 2011

jenis manusia yang ada

tuhan menciptakan manusia dengan beragam jenis, sifat dan karakter yang berbeda. tapi ada satu hal yang sama menurut saya yaitu manusia diajarkan sedari kecil dalam hal kebaikan bukan kejahatan, diajarkan rasa sabar bukan marah, diajarkan kerendahan hari bukan kesombongan dan diajarkan menghargai bukan iri hati... lalu kemana semua ajaran yang dlilekatkan dalam pemikiran itu ketika manusia tersebut dewasa??? banyak yang hilang kebaikan, kesabaran, kerendahan hati dan lainnya berganti dengan segala keburukan..lalu bagaimana cara menyikapi orang seperti itu?? didiamkan, diacuhkan, dianggap tidak ada...tapi itu hanya berujung sementara, karena pastinya juga akan mengganggu kinerja kita atau kehidupan sosial....

ahhh memang paling malas menghadapi orang yang sombong, yang hanya memperhatikan diri sendiri atau memperhatikan orang lain tapi untuk di iri hati kan, bahkan lewat selentingan kata saja, itu mengganggu...
tapi memang tidak semua orang itu sesuai dengan kemauan kita, atau mendukung kita tapi adakah manusia itu yg tidak menunjukan sifat-sifat yang jelek??? kaya tidak ada, kecuali nabi & rasul saja....

apakah sekarang ini begitu sulit untuk berbuat kebaikan dan rasa bersabar...seperti hal-hal kecil yang kita hadapi dikehidupan, dan tidak kah manusia berpikir jika ia berbuat baik kepada orang lain mungkin disaat nanti ia butuhkan maka akan ada kebaikan yang datang padanya. ini adalah pemikiran sederhana yang dicamkan orangtua dahulu, jangan berpikir pahala atau dosa yang perlu penalaran lebih lanjut tapi dengan hati yang tulus saja maka hal-hal baik didepan mata akan terlihat dan jangan pernah berharap bahwa kebaikan kan datang tanpa anda berbuat baik.. jika anda berbicara bagaimana dengan yang selalu berbuat buruk tapi tuhan selalu memberikan berlebih padanya, maka saya jawab itu ujian tuhan padanya untuk menyadarkan mereka melalui kelebihan-kelebihan yang mereka punya.

semoga saja dengan berkembangnya jaman, segala kebaikan dan kerendahhatian tidak akan terkikis karena itulah awal dunia yang damai....semoga saja, dan menerapkan kepada kita dalam kehidupan sehari-hari....

Rabu, 26 Oktober 2011

god know that "I LOVE MY BABY - THIERRY"

a few days before my son get sick - because teething...its so hurt see him like that condition..do want eat, throw up when drink a milk, poor my baby. that made me confius its not his first of teething, its eigh teeth. 

ok cape mikir dua kali indonesia - inggris maklum aja dah inggris mentok jadi indonesia aja deh campur dikit inggris. 

karena tumbuh gigi juga, dia jadi manja padahal lucu kalo manja tapi karena kemaren gw sebagai ibu gak fokus ma dia ada aja kejadian dirumah, dari air mati mpe pembantu bikin gara-gara jadi aja liburan dirumah kacau gitu, eh ko yah makin kuyu anak qw sayang. nah karena dia gak minta ngapa2in kecuali acak-acak rumah tetep semangat maka gw putusin kalo kemaren gw gak masuk kantor, demi deh...dari pada anak qw makin gak semangat....

akhir nya kemaren karena melihat ibunya gak kerja, jadilah hari selasa menjadi hari libur pengganti, bermanja-manja dengan mommynya seharian dari mandi, makan sampe tidur sama mommy...tapi yang buat kangen adalah tampangnya lagi tidur trus pas dicium ternyata saudara-saudara ada iler yang nempel dipipi....hehehehehe joroknya anak qw tapi ko harum yah ilernya beda sama iler orang dewasa jadi kena ilernya pun rela deh.

ahh ternyata jadi ibu memang menyenangkan, melihat baby qw tertawa, bikin kesel sampe tangisnya pun jadi teringat terus-terusan. dan gak ada pengganti lain yg terbaik dari seorang anak yang memang buat aq merasa lebih baik.
anak qw memang masih menginjakkan awal hidupnya melewati taun pertama nya baru januari nanti, tapi dengan semua pola nya menjadikan aq untuk jauh lebih baik. semoga Tuhan selalu menyertai langkahnya, memberikan kehidupan yang terbaik dan melindungi ia sampai ia dewasa.

ahh andai qw bisa bawa dia ke tempat qw bekerja, berada disamping qw walau ia sibuk mengacak-acak meja qw, tapi sepertinya gak mungkin.

and i will know later he will be a great man that succes with his life...i'm sure coz god know my pray always be with him....amin

Rabu, 19 Oktober 2011

Pendidikan Di Negeri ini - sekilas gambaran

dari berapa hari yang lalu sebenarnya saya mau tulis hal ini, tetapi karena keseling pekerjaan yang amat repot direpotkan orang lain saya jadi baru nulis lagi sekarang. 
hari itu saya berangkat kerja seperti biasa dan diantar oleh ojek langganan, karena saya melewati sekolahan sd. beberapa meter sebelum sekolahan sd tersebut saya melihat dua anak perempuan duduk ditrotoar dengan sibuk masing-masing memegang buku, setelah saya perhatikan mereka terburu-buru mengerjakan PR yang ditugaskan dan harus dikumpulkan. hati saya langsung miris melihatnya, jika mereka yang masih duduk disekolah dasar saja telah terabaikan dalam membuat PR (pekerjaan rumah) lalu bagaimana nantinya mereka disekolah lanjutan dan dalam melakukan pekerjaan mereka.
hal ini saya bandingkan bagaimana keluarga saya mendidik untuk mengerjakan tugas-tugas atau PR tersebut dirumah dan besok paginya saya tidak panik karena belum mengerjakan yah kecuali kalo saya kelupaan dan langsung tidur tsnpa periksa ada PR atau tidak

saya berpikir lalu apakah orang tuanya tidak sempat menanyakan PR anak-anaknya?? atau mereka memang tidak mampu membantu anak-anak nya mengerjakan PR?? ini mungkin sepele tapi jika dibiarkan maka kan jadi sebuah kebiasaan buruk yang terus berlangsung sampai dewasa, mengentengkan tugas yang diemban. pikiran demi pikiran terus ada diotak saya sepanjang perjalanan pagi itu.
saya sebagai ibu dari balita yang berkembang pesat jadi punya ketakutan tersendiri melihat hal itu. saya dan suami bekerja dengan tujuan untuk hal yang terbaik buat anak kami, tapi akan kami kehilangan waktu untuk hal demikian yang nantinya akan menentukan pribadi dimasa mendatangnya. atau memang itu hanya bagian segelintir orang saja yang mereka akhirnya melepaskan kebebasan anak untuk belajar dari seamat kecil.

jujur orangtua saya tidak mendidik saya keras dalam hal belajar, karena memang usia saya sewaktu memasuki bangku sekolah sebenarnya belum cukup. tapi perlahan mereka menerapkan disiplin dan rasa tanggung jawab serta semangat yang harus saya lakukan. hal tersebut yang membuat saya sadar perlahan bahwa berprestasi itu mnyenangkan, bisa membanggakan, bisa membuat kita lebih baik lagi. sampai akhirnya saya bisa seperti sekarang ini, itu adalah hal-hal kecil yang buat kita berdisiplin.
jika saja kepedulian terhadap pendidikan anak tidak hanya sebatas wacana anak-anak harus sekolah tapi juga dalam penerapannya pada orangtua, guru dan semua masyarakat kita, maka tidak akan ada lagi anak-anak mengerjakan PR ditengah jalan, takut kesekolah, dan menyenangi sekolah sebagai tempat belajar menuntut imu. alangkah indah semua itu jika terjadi, peran serta semua pihak yang akhirnya membangun negeri ini.

semoga saja ini menjadi pembelajaran semua pihak untuk terus mendukung dan berperan serta aktif dalam pendidikan. semangat selalu.....

Rabu, 12 Oktober 2011

berkendara umum??? atau pribadi???

sekarang ini berkendara umum mungkin hanya untuk orang-orang yang berkecukupan atau yang memang tidak ada pilihan lain. karena jika mereka punya pilihan lain, mereka akan memilih kendaraan pribadi entah mobil atau motor. tapi tidak disangkal banyak yang engan untuk naik kendaraan umum karena kualitas, kuantitas tidak memadai apalagi sering terjadinya tindak kejahatan didalam kendaraan umum. 

hal ini mungkin karena kendaraan umum tidak memenuhi kenyamanan, keamanan dan kelayakan yang memang bisa dinikmati siapapun, jika pun ada kendaraan umum yang layak tapi dengan harga bayar yang tinggi. hingga itu mustahil untuk kalangan bawah atau yang mempunyai penghasilan pas-pasan untuk memilih menaiki nya. pemerintah dki jakarta mempunyai solusi dengan mencontoh kota-kota besar di asia yang berhasil dengan transportasinya dan menciptakan transportasi busway. mengadakan,membuat dan melaksanakan busway terhitung banyak kendala, tapi awalnya masyarakat berekpetasi tinggi dengan hadirnya busway. namun seiring dengan berjalannya waktu ternyata busway pun terlihat nyata dan banyak keluhan yang juga disampaikan. mungkin orang hanya bisa bicara (walaupun tidak digaungkan) jika ingin nyaman yah punya kendaraan sendiri. tapi bukankah kita ingin menemukan solusi dari tingkat kemacetan yang luar biasa di jakarta ini.
yah tingkat keparahannya itu hanya sebatas dipikirkan dan pencetusan ide yang dalam penerapannya tidak melihat lagi pada segi-segi sosialnya. jakarta memang tidak dibangun secara terstruktur baik dan bertahap untuk jauh lebih baik. pembangunan jakarta lebih pada rongrongan yang engan didengar akhirnya dibuat dan dijadikan secara asal-asalan yang penting membuat masyarakat diam. 
lalu jika yang dibuat gagal, akhirnya keluarlah politik "LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN" yang tidak jelas siapa yang harus bertanggung jawab. ini juga salah satu kelemahan yang sudah dianggap biasa oleh masyarakat, pada hal seharusnya hal demikian itu harus dianggap kejadian luar biasa.
oleh sebab itu sebelum adanya orang-orang ahli yang menempati bidangnya dan bukan karena keahlian lobi serta politik akhirnya menempati posisi penting, maka warga jakarta atau yang berurusan dengan jakarta harus bersiap dan mengeluh terus menerus mengenai jakarta. 
ada pepatah yang berbunyi : "INI JAKARTA BUNG, SIAPA CEPAT DIA DAPAT"
hal ini yang harus dilakukan jika ingin bertahan dijakarta, semoga nantinya jakarta akan semakin melunak dan berbaik hati kepada warganya. dan semakin indah JAKARTA ku.

Selasa, 11 Oktober 2011

perhatian di publik

saat ini sepertinya untuk menyadari dan berbuat kebaikan terhadap sesama semakin rendah di jalanan ibukota. tidak perlu keluar uang hanya perlu keikhlasan dan mau berkorban saja. ahh betapa mirisnya melihat hal yang demikian banyak dan orang-orang mulai biasa saja melihatnya. akhirnya dulu yang dulu dibanggakan sebagai ciri khas dari indonesia mulai hilang, seperti sopan santun, ramah, hangat dan semua terkalahkan oleh kepentingan pribadi.

hari ini saya terenyuh sekali dengan keikhlasan seorang laki-laki yang mau mengorbankan tempat duduknya untuk seorang bapak tua yang berdiri karena tidak dapat tempat duduk. pada hal sewaktu ia berdiri berapa banyak orang masih muda kuat dan sehat yang menikmati tempat duduk tapi hanya terdiam atau pura-pura tertidur. dan dengan senyum bapak tua tadi mengucapkan terimakasih. ini adalah kisah nyata dalam busway yang terjadi  hari ini tgl 11 okt 2011 jam 7.30 dikoridor 6.
bahkan beberapa hari yang lalu pun saya sempat mendengar petugas doorman busway berteriak untuk meminta pada penumpang yang sedang duduk untuk berdiri karena ada wanita hamil, setelah beberapa kali berteriak akhirnya ada juga yang berdiri. bukan kah sudah jelas didalam busway ada priority seat (untuk orang cacat, manula, ibu hamil dan membawa anak) tapi seakan mereka tidak mengetahui.

haruskah orang jakarta diajarkan kembali bagaimana beretika yang baik atau memang kepentingan pribadi lebih penting. atau karena hal yang mendasar seperti itu akhirnya berpengaruh pada pola pikir buat orang-orang yang menjalankan pemerintahan kita. lalu nantinya mau seperti apa bentuk jati diri bangsa indonesia???
pada hal setau dan seingat saya sewaktu pendidikan dasar (SD) bahkan kelanjutannya ada yang nama pendidikan pancasila sebagai jati diri bangsa yang diterapkan ke anak didik, lalu pendidikan seperti apa hanya diapalkan saja dan tidak diterapkan kepada pada kenyataan?? jika seperti itu maka sungguh ironis sekali.

tapi semoga tulisan ini dijadikan koreksi diri, untuk memperhatikan sekitar karena sungguh kebaikan itu mudah dilakukan. berpikirlah bagaimana jika anda dalam posisi orang yang membutuhkan tapi diacuhkan. 
semoga pola pikir masyarakat akan segera berubah.

Jumat, 07 Oktober 2011

Wanita dengan Nasib nya....


aq bergulat dengan pikiran qw sendiri dalam busway yang penuh dan padat, seakan mempersiapkan mental akan melawan orang-orang disekeliling qw yang tidak akan mendukung dengan keputusan yang qw ambil. dan qw bertengok kekanan kekiri, melihat dan mengawasi wanita lain akan kah mereka bernasib dan berpikiran sama dengan qw....
 
ini entah disebut dengan kekurangan atau kelebihan, jika wanita yang menjalani maka akan timbul dilema dan pertentangan yang dari dulu tak pernah selesai. terusik dengan teriakan penjaga pintu busway yang meneriakan tujuan halte berikutnya aq bergeserkan badan sedikit untuk orang lain lewat dan turun. ahh aq hanya bisa berpikir, wanita selalu dihadapkan dengan hal yang sulit dengan pembatas tipis antara kewajiban dan keinginan. biasanya keinginan itu yang dikalahkan, wanita terbiasa tidak mengeluarkan suara hati mereka tapi berbisik pelan menguatkan diri mereka sendiri, hanya ada segelintir yang meneriakan perasaan mereka dan mereka pun langsung di diskreditkan, terkucil pelan-pelan.
yang muncul pertanyaan dikepala qw....
APA YANG SALAH JIKA WANITA MAJU DAN BERJALAN SEIRING DENGAN KARIR DAN KELUARGA NYA??
jujur saja di indonesia dan beberapa suku tertentu (tidak bermaksud sara dalam hal ini) masih tidak menerima jika wanita berprestasi dan maju, setara dengan laki-laki alias jika wanita mempunyai pendidikan yang baik, keterampilan yang mumpuni mempunyai keinginan untuk terus maju dalam karir walaupun telah berkeluarga selalu saja ada yang mengejek, dan mengatakan hal-hal yang tidak baik dan sebagainya.
wanita-wanita tersebut dikatakan tak bersyukur, tak sayang keluarga, egois dan hanya memikirkan dirinya. karena suami dan anaknya tak akan terurus dengan baik.
 
tapi bagaimana jika wanita itu akhirnya harus bercerai karena suatu kondisi tertentu dan dia tak bisa menghidupi dirinya maupun anaknya??? dia tak biasa bekerja, tak terbiasa berpikir jauh dan merencanakan yang tak terjadi (ini hanya asumsi saja) maka apa orang-orang akan berbaik hati untuk menghidupi wanita tersebut???
wanita selalu di didik lemah oleh keluarga, lingkungan dan orang terdekat. wanita seakan hanya perhiasan yang harus disimpan kilaunya tanpa punya kesempatan untuk membuktikan lebih.
 
aq menghargai wanita yang memilih untuk berada disamping keluarganya selalu dan memprioritas keluarga diatas segalanya, tapi hal tersebut harus keputusan wanita itu sendiri bukan karena desakan, tekanan dan sindiran orang lain. dan taukah kalian ada suatu artikel yang telah qw baca bahwa anak-anak lebih banyak yang menjadi seksisme karena wanita-wanita yang tak bekerja alias dalam rumah. hal ini terjadi karena mereka tak membuka wawasan, bertukar pikiran dan melihat dunia yang berubah. dan banyak yang dari mereka akhirnya tak siap jika terjadi sesuatu dalam keluarganya.
wanita butuh perlindungan, cinta & kasih sayang, tapi wanita juga butuh ruang untuk mengepakkan sayap, menunjukkan kilaunya dan berprestasi. bukankah kebanggaan jika wanita dapat menjalani dua sisi dunia dengan baik. 
 
wanita tentukan nasib mu, jika hanya diam yang kau punya maka gunakan diam mu dengan baik tapi jika kau mau maju, maka majulah perlahan namun pasti, bawalah impianmu terbang bersama hasratmu mencapai angkasa untuk unjukan kau terbaik yang keluarga mu punya.
semangatlah dalam meraih mimpi, walau banyak orang yang menentang. kesuksesan tak kan pernah datang pada orang yang mau berusaha.
 
dan aq tersadar telah sampai di shelter yang qw tuju, segera qw bersiap tuk turun dan mulai pekerjaan qw. andai semua wanita beruntung mempunyai kesempatan yang lebih baik.....

Senin, 03 Oktober 2011

aQ merindu canda nya

mungkin basi untuk para ibu lain yang mendengar ini, thats i miss my little boy...even i have a long time with my boy before i work still i miss the moment, when he laugh, smile, cry and hug me...
my little boys its like a sunshine, giving light without hurting who accept it. 

and now his favorit is being in bicyle, together with friend and maid travel to residence. and with his style, he so enjoyed. and make its  funny his foot had not yet reached the pedal...ahhh my little boys always bring new attitude, he learn a lot thing now and i know that i wait a new thing again from him...

when i in office that i wait to go home and get big hug and kiss from him, playing with him even get a little mad because he didn't hear me...

yeah my little boys is makes world more colourfull
hope he will be a great man once time later...