Selasa, 11 Oktober 2011

perhatian di publik

saat ini sepertinya untuk menyadari dan berbuat kebaikan terhadap sesama semakin rendah di jalanan ibukota. tidak perlu keluar uang hanya perlu keikhlasan dan mau berkorban saja. ahh betapa mirisnya melihat hal yang demikian banyak dan orang-orang mulai biasa saja melihatnya. akhirnya dulu yang dulu dibanggakan sebagai ciri khas dari indonesia mulai hilang, seperti sopan santun, ramah, hangat dan semua terkalahkan oleh kepentingan pribadi.

hari ini saya terenyuh sekali dengan keikhlasan seorang laki-laki yang mau mengorbankan tempat duduknya untuk seorang bapak tua yang berdiri karena tidak dapat tempat duduk. pada hal sewaktu ia berdiri berapa banyak orang masih muda kuat dan sehat yang menikmati tempat duduk tapi hanya terdiam atau pura-pura tertidur. dan dengan senyum bapak tua tadi mengucapkan terimakasih. ini adalah kisah nyata dalam busway yang terjadi  hari ini tgl 11 okt 2011 jam 7.30 dikoridor 6.
bahkan beberapa hari yang lalu pun saya sempat mendengar petugas doorman busway berteriak untuk meminta pada penumpang yang sedang duduk untuk berdiri karena ada wanita hamil, setelah beberapa kali berteriak akhirnya ada juga yang berdiri. bukan kah sudah jelas didalam busway ada priority seat (untuk orang cacat, manula, ibu hamil dan membawa anak) tapi seakan mereka tidak mengetahui.

haruskah orang jakarta diajarkan kembali bagaimana beretika yang baik atau memang kepentingan pribadi lebih penting. atau karena hal yang mendasar seperti itu akhirnya berpengaruh pada pola pikir buat orang-orang yang menjalankan pemerintahan kita. lalu nantinya mau seperti apa bentuk jati diri bangsa indonesia???
pada hal setau dan seingat saya sewaktu pendidikan dasar (SD) bahkan kelanjutannya ada yang nama pendidikan pancasila sebagai jati diri bangsa yang diterapkan ke anak didik, lalu pendidikan seperti apa hanya diapalkan saja dan tidak diterapkan kepada pada kenyataan?? jika seperti itu maka sungguh ironis sekali.

tapi semoga tulisan ini dijadikan koreksi diri, untuk memperhatikan sekitar karena sungguh kebaikan itu mudah dilakukan. berpikirlah bagaimana jika anda dalam posisi orang yang membutuhkan tapi diacuhkan. 
semoga pola pikir masyarakat akan segera berubah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar