ini adalah pendapat pribadi mengenai tulisan marissa haque di bolg pribadinya http://marissahaque.blogdetik.com/2010/08/09/ujian-cintaku-pada-ikang-melalui-vina-panduwinata-christine-panjaitan-marissa-haque/
pendapat pribadi yang jadi prinsip saya adalah :
1. kehidupan rumah tangga tidak untuk di publikasikan, bahkan dibicarakan ke orang lain saja sudah salah.
2. jika tidak suka terhadap seseorang atau sesuatu tidak usah langsung menyebutkan nama, ini indonesia negara hukum. salah-salah nanti ada bisa terjerat pencemaran nama baik, hal tersebut bisa dilakukan dengan inisial atau bisa dibuat semacam cerita.
3. jangan pernah menganggap diri lebih baik dibanding orang lain, dari segi mental, spritual, penampilan, tindakan atau apapun karena yang menilai itu tuhan, manusia masih punya penyakit hati untuk menilai.
untuk penilaian terhadap blog marissa haque mengenai suami, dan teman-temannya yang tidak ia sukai secara pribadinya tapi disebarkan melalui blognya sangat tidak etis, jika memang ia tidak suka terhadap tindakan suami dan temannya maka ia bisa berikan teguran secara pribadi kepada mereka dan tidak menuliskan secara umum, kalo pun memang mau dituliskan secara umum untuk dijadikan pelajaran maka bisa di samarkan. ini yang jadi pertanyaan "bisa tidak yah atas dasar tulisan blog tersebut marissa haque dikenakan pasal pencemaran nama baik dan uu ite yang baru???"
untuk kasus Prita saja dengan sebuah RS yang akhirnya menyebar dengan cepat, dikarenakan prita ingin mendapatkan sebuah pendapat dalam hasil pemeriksaan bisa diajukan ke pengadilan. pada hal dengan jelas bahwa RS tersebut bersalah atas hasil pemeriksaaannya. nah bagaimana ini dengan marissa haque?? karena kecemburuannya ia dapat menjelekkan nama baik teman-temannya, apa ia nanti ada orang lagi yang mau berteman secara tulus kepada dia? karena mungkin saja nantinya nama baik mereka bisa ia jelek-jelekan secara umum lewat tulisan.
untuk jugdement marissa haque, islam mengajarkan kebaikan, jika memang menurut ia salah teman-temannya berpakaian seperti itu maka kenapa ia tidak memberitahu secara lebih baik tidak prontal seperti "memamerkan 2/3 or 4/4 belahan dada mereka" dengan cara yang arif dan lebih baik tentunya, karena we live in indonesia, that our rule not impose somebody to cover the whole body...differrent when u live in saudi arabia, and its freedom to someone else how to look. agama adalah urusan pribadi dengan tuhannya, yang bisa ia aplikasikan secara terbuka atau tertutup pada pribadinya sendiri. agama juga tidak pernah membuat seseorang benar dijalannya, agama adalah nurani bagi pribadinya dalam menentukan baik dan buruk tanpa pernah menjelekkan yang lain, karena itu ada dalam islam "HABLU MIN'NALLAH & HABLU MINAN'NASS" artinya hubungan baik dengan tuhan dan manusia.
ahh kau marissa haque apa yang terjadi dengan mu, jika kau ingin mencontohkan yang terbaik dari dirimu sendiri mengapa kau hancurkan citramu sendiri seperti itu...inilah ketakutan bahwa seseorang yang menunjukan bahwa ia sempurna sesungguhnya tidak sempurna, kau bilang teman-teman mu itu tidak tau umur dan sudah bau tanah tapi tidak menyadari bahwa kau dengan tulisanmu, menunjukan hati mu masih kotor dengan menuduh seperti itu.
semoga saja tidak terjadi lagi, tulisan seperti itu hanya membuat diri sendiri jatuh ke dalam jurang penistaan diri sendiri lebih dalam, dan jangan kau buat ketakutan orang-orang untuk berteman dengan mu karena bisa saja akhirnya mereka tidak tulus kepada mu.
semoga saja setiap tulisan dapat bermanfaat bagi orang lain, tanpa harus menjelekkan seseorang didalam karyanya.
Halo airin rachmi diany... sudah sempurna persiapan pemenangan pilkada tangerang selatannya? habisin saja keluarga ikang fawzi dan marissa haque ya? Metro TV selalu bersama recana pidana anda bu.
BalasHapuswah2...ga segitu nya juga sih, tapi janganlah ngejelekin orang lain di publik (blog sekarang ini sudah jadi tempat publik) toh nanti kalo aibnya dia dibuka orang bagaimana...atau dijelek2in juga ma orang lain bagaimana...
BalasHapusWell seperti yang pernah gw tulis, gw lebih concerned dengan pola pikir dia sebagai perempuan yang misagonis (karena dia kan politis/dulunya bahkan pernah di DPR) dna itu merugikan perempuan yang dia wakili.
BalasHapusemang sih, sepanjang baca blog dia gw risih. gw juga sering curhat tentang semua masalah pribadi gw, tapi untuk melindungi diri gw sendiri (dan temen2 gw) gw selalu pake nama samaran untuk orang2 yang gw tulis.
tapi baru sekarang gw sadar bagaimana membaca tentang kehidupan pribadi orang (dari orang yang bersangkutan itu sendiri) tanpa sensor nama itu... bikin risih, ya? malu sendiri bacanya... it's like "i don't want to know this, too much information." dan sejak itu gw belajar pengaruh tulisan tentang bagaimana kehidupan pribadi seseorang bisa bikin orang lain nga nyaman... at least i learned something.
walaupun gw tetep menganggap dia malu-maluin almamater dengan segala pemikiran dia yang dangkal dan nggak ngerti HAM/hak perempuan.