bergerak satu langkah sesungguhnya adalah proses pendewasaan, dari hal apapun yang kita alami. karena itu merupakan proses alami manusia, yang memang terus belajar dari lahir, tapi ada saja seseorang atau banyak orang yang enggan melangkah tuk lebih baik. bukan hanya dalam segi materi atau dunia fana saja, tapi juga spiritual, pendalaman jiwa, kebijaksanaan. sampai ada istilah tuk semua itu adalah pilihan manusia :
"tua adalah alami, tapi dewasa adalah pilihan" / "become old its nature thing but become mature its a choice"
dan semua itu benar adanya.
dewasa dalam hal kebijaksanaan, pola pikir, tindak tanduk diperoleh dari pengalaman dan pembelajaran terus menerus menjadikan diri kita kaya. pengalaman itu tidak harus dari kita yang mengalami, tapi ketika teman, sahabat, keluarga, orang lain maka kita dapat mempelajari tapi ini perlu dibatasi tidak menjadikan kita menjadi sok tau. perbedaan tersebut sangat tipis, dan jangan sampai terjebak pada hal ini. yang harus disadari adalah menjadi dewasa membawa kita pada fase kita melihat bukan hanya pada sisi kita saja, tapi ada sisi lainnya yang dijadikan pertimbangan, bukan keegoisan atau keinginan yang kita wakili atau orang-orang sekitar yang kita wakili tapi melihat pada kepentingan yang sesungguhnya. menelaah lebih jauh lagi pada essensi apa yang harus diambil.
proses pendewasaan ini memerlukan banyak waktu, keterbukaan, menghilangkan kesinisan, mengenyahkan kearoganan dan melihat banyak sisi yang mengelilingi atau jika perlu kita menjadi orang lain dalam menyelesaikan masalah. melangkah satu saja dapat membuat perubahan pada diri kita untuk jauh lebih baik, dengan pembelajaran berarti, bukan hanya langkah dengan asal yang terpenting sampai pada tujuan.
ini yang paling sering terjadi bahwa ketika orang melangkah mereka hanya berfokus pada tujuan yang dicapai, lupa pada setiap langkah yang dilakukan dan pembelajaran apa yang mereka raih. karena hal itu ketika dalam meraih tujuan mereka terjatuh, akan sangat sulit untuk mereka bangkit dan hanya bertanya mengapa saya terjatuh...
tapi benar adanya sekarang ini, usia tidak dapat mewakili presentatif dari cerminan diri.dahulu orang dituakan karena usia & pengalaman menjadikan mereka bijaksana tapi saat ini hal itu harus ditelaah lebih lanjut kembali. menjadi tua belum tentu menjadi kan mu dewasa, bisa saja tua hanya menjadikan mu sok tau dengan segala macam alasan yang bisa diucapkan.
ahh usia, hanya membatasi manusia pada proses yang terbatas. dan terkadang keterbukaan itu hanya menjadi alasan bahwa ini adalah proses yang pada kenyataannya tidak.
ingatlah proses pendewasaan itu perlu keberanian, pengakuan pada diri sendiri dan menjadi lebih arif didalam. to become mature you dont need a reason, but for become a childish you can do anything you want without worried its deserve or not.
ahh indahnya kedewasaan tanpa ekspose berlebih, karena kan ada senyuman dalam tiap tanya bukan kekhawatiran berlebih.
so where youre choice???
become a child inside or mature with learning...
just become paddy, when u fulled u not show up
but just keep youre self more down to earth
Tidak ada komentar:
Posting Komentar