Dalam hidup memang perlu kelakar untuk tertawa jadi hidup warna. Tapi
disisi lain juga hidup perlu pembelajaran dari tentang filsafat yg mudah
dimengerti walau hanya beberapa kalimat mungkin. Filsafat atau
philosophy pada hidup membuat diri sedikit bijak dan menaungi kehidupan
penuh arti.
Contoh hal kecil saja :
Contoh hal kecil saja :
Banyak orang lebih tua atau umur lebih dari 30 seharusnya orang berharap bahwa orang itu sudah dewasa, tapi nyata nya tidak juga. Dewasa hanya untuk penampilan tapi sifat dan tingkah laku tidak cerminkan hal demikian. Penilaian itu tidak datang dari diri tapi orang lain yang bergaul dilingkungan kita.
Dari situ juga bisa diambil hikmah, kalau hidup perlu mendengar sekeliling, menyimak apa yang terjadi.
-. Iri itu hanya jadi keburukan.
Sebaik-baiknya iri lebih banyak keburukannya. Karena jika iri menggerogoti hati akan jadi kecemburuan, merasa kurang, bersaing tidak sehat akhirnya berusaha jatuhkan lawan dengan berbagai cara.
Iri yg baik penuh control, tapi jika iri yang mengontrol hati sudah habis kesempatan untuk menjadi maju didepan secara jantan.
Hal tersebut terlalu banyak dilakukan bahkan karena hal itu koruptor terus ada. Karena mereka sudah tidak segan menggunakannya dimana saja, kapanpun. Hal demikian yg jaman dulu ketika etika berjaya dan moralitas beriring sejalan sangat malu dilakukan dihadapan orang lain.
Karena banyak hal yang buruk terjadi, sikut menyikut, jatuh menjatuhkan tanpa ada rasa tidak enak. Bahkan bisik dalam keramaian, pandangan iri diiringan dengan senyuman semua selalu ada. Kapan yah hidup tanpa rasa gelisah or engga enak hati karena ada orang-orang demikian mengelilingi...
Semoga TUHAN membukakan jalan dan pandangan hati dalam menjalani kehidupannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar